AIU FOREST LIBRARY - Liwu Metingki.
Ada beberapa manfaat kesehatan yang dipercaya dapat diperoleh dari mengonsumsi ekstrak akar bajakah. Misalnya seperti mencegah obesitas, mempercepat penyembuhan luka, mencegah risiko diabetes, hingga menurunkan risiko terserang penyakit hati. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa tanaman bajakah (termasuk akarnya) mengandung beberapa senyawa antioksidan penting.
Belakangan
ini, tanaman herbal bajakah kerap menjadi sorotan
di dunia kesehatan. Terutama setelah penelitian 2019 silam mengenai tanaman dan
kayu bajakah yang dilakukan oleh tiga pelajar asal Indonesia dengan raihan
medali emas pada ajang World Invention Creativity Olympic di Korea
Selatan. Hasil penelitian tersebut menunjukkan bahwa akar bajakah memiliki
kandungan berbagai senyawa penting. Misalnya seperti fenolik, flavonoid, saponin,
dan tanin.
Akar tanaman
yang biasa dikonsumsi dengan cara direbus ini, dipercaya dapat memberikan
banyak manfaat bagi kesehatan tubuh. Lantas, apa saja manfaatnya bagi
kesehatan? Yuk simak ulasannya di sini!
Manfaat Akar Bajakah Bagi Kesehatan
Berdasarkan
kandungan senyawa penting pada akar bajakah, berikut ini adalah beberapa
manfaat kesehatan yang dapat diperoleh, antara lain:
Mencegah Obesitas
ebuah studi
yang dipublikasikan dalam jurnal Neurologico Spinale Medico Chirurgico
menunjukkan bahwa konsumsi ekstrak kayu bajakah tampala efektif untuk
menurunkan kadar Reactive Oxygen Species (ROS) pada tikus yang
mengalami obesitas. Perlu diketahui bahwa ROS berfungsi sebagai molekul yang
memberi sinyal pada sel untuk melakukan proses biologis normal. Kadar ROS yang
tinggi juga berkaitan erat dengan obesitas. Selain itu, ekstrak kayu bajakah
juga dapat menurunkan berat lemak visceral atau lemak aktif secara
efektif.
Mempercepat Penyembuhan Luka
Salah satu
manfaat akar bajakah bagi kesehatan adalah mempercepat proses penyembuhan luka.
Akar bajakah mengandung senyawa metabolit sekunder seperti flavonoid, tanin,
saponin, dan fenol. Nah, kandungan senyawa tanin berfungsi untuk menghilangkan
mikroba berbahaya dari tubuh. Selain itu, kandungan tanin juga dapat melawan
bakteri, virus, dan jamur berbahaya dengan cara mempercepat pembekuan darah.
Maka dari itu, proses penyembuhan pada luka pun dapat berjalan lebih cepat.
Mencegah Risiko Diabetes
Dilansir
dari WebMD, sejumlah penelitian telah menunjukkan banyak sekali manfaat
dari senyawa flavonoid. Salah satunya adalah mencegah penyakit seperti diabetes melitus. Nah, kandungan flavonoid pada
akar bajakah dipercaya dapat mencegah diabetes dan komplikasinya. Meski begitu,
ada baiknya untuk mengonsumsi obat diabetes yang diresepkan dan
mendiskusikannya terlebih dahulu dengan dokter sebelum
mengonsumsi akar bajakah.
Mencegah Berbagai Penyakit Kronis Lainnya
Selain
mencegah diabetes, kandungan senyawa flavonoid juga dapat mencegah berbagai
penyakit kronis. Sebab, flavonoid akan membantu tubuh mengatur aktivitas sel
dan melawan radikal bebas yang dapat menimbulkan stres oksidatif pada tubuh.
Secara sederhana, flavonoid dapat melindungi tubuh dari racun dan stres
sehari-hari, sehingga dapat membuat fungsi tubuh berjalan lebih optimal.
Flavonoid juga merupakan antioksidan yang kuat, dan dapat mencegah berbagai
risiko penyakit kardiovaskular, kanker, diabetes, dan penyakit kognitif seperti
alzheimer dan demensia.
Menurunkan Risiko Penyakit Hati
Merujuk dari
penelitian yang terbit pada The Journal Of Tropical Life Science, akar
bajakah dipercaya memiliki kandungan antioksidan yang cukup untuk mencegah
kerusakan hati. Maka dari itu, salah satu cara menurunkan risiko penyakit hati
adalah mengonsumsi akar bajakah. Namun, hal ini masih diperlukan penelitian
yang lebih dalam terkait efektivitas akar bajakah dalam mencegah penyakit
liver.
Nah, itulah
beberapa manfaat yang dapat diperoleh dari mengonsumsi ekstrak akar bajakah.
Mulai dari mencegah obesitas, mempercepat penyembuhan luka, mencegah risiko
diabetes, mencegah berbagai risiko kronis, hingga menurunkan risiko penyakit
hati. Namun, meski dianggap memiliki banyak manfaat untuk kesehatan, penelitian
mengenai efektivitas ekstrak akar bajakah masih perlu dilakukan lebih dalam
lagi. (Sumber: Halodoc.com)